on Minggu, 11 November 2012
lanjut tugas 3 nih
pengaruh budaya terhadap desain grafik
mmmh
menarik sepertinya, yuk simak yu :))

gw ambil salah satu contoh pengaruh budaya terhadap desain grafik, yaitu tipografi.

Tipografi pada dasarnya mengakarkan dirinya pada perkembangan peradaban baca tulis. Bahasa tulis mempunyai posisi unik di antara bahasa verbal dan visual dan merupakan perkembangan mendasar. Tulisan yang kita gunakan sekarang ini merupakan sistem alfabet yang disempurnakan oleh bangsa Romawi, yang mulanya diadaptasi dan alfabet Phoenician dan oleh bangsa Yunani dijadikan sistem alfabet dengan struktur anatomi huruf yang lebih teratur dengan penerapan bentuk-bentuk geometris. Jadi, pada hakikatnya tipografi adalah sebuah upaya menyampaikan gagasan berkenaan dengan huruf dan tulisan. Huruf dalam tulisan mempunyai nilai fungsi dan estetik yang dengan desain dan bahasa yang baik dan tepat, akan dapat melahirkan sebuah komunikasi yang interaktif antara penyampai pesan dan penerimanya.

tipografi berangkat dengan awalnya manual ditulis di atas berbagai permukaan seperti kulit, batu, kertas dan lain-lain. Bagaimana sebuah huruf dan tulisan didesain menurut tuntutan dan kebutuhan pada zamannya masing-masing sehingga sekarang banyak bermunculan genre-genre desain huruf yang spesifik.

pada kemajuan terknologi sekarang tipografi sudah dapat dikerjakan secara komputerisasi, hanya dengan bantuan komputer kita bisa membuat sebuah huruf yang kita inginkan.

jadi menurut gw, desain grafik ini di pengaruhi oleh budaya itu sendiri, karena pada zaman dahulu orang belum begitu mengenal desain grafik yang menggunakan komputer, orang hanya mengetahui desain manual.






referensi :
referensi 1

lanjutkan tugas softskill lagi ini
kali ini tugas yang kedua untuk tugas kedua
sebelumnya mau ucapin selamat pagi, siang, sore atau malam karena gw gatau kalian pada baca blog ini kapan, itu pun kalo ada yang baca :))

tugas ini tentang penerapan simulasi dalam suatu bidang pekerjaan, gw ambil contoh yaitu penerapan simulasi dalam bidang perbankan.
salah satu simulasi yang digunakan dalam bidang perbankan adalah simulasi antrian pada ATM. simulasi ini bermanfaat pada perbankan karena mengetahui jumlah nasabah yang menarik via ATM, waktu tunggu layanan nasabah, jumlah nasabah yang di layani perjam, jumlah nasabah yang datang perjam dan rasio nasabah yang datang dan dilayani. 
kenapa simulasi ini dibuat? kembali lagi kepada pengertian simulasi itu sendiri dan tujuan simulasi itu, menurut saya simulasi ini dibuat agar sistem pada ATM dapat semakin membaik dan semakin cepat pelayanannya.



referensi :
referensi 1
kembali lagi menghiasi isi blog yang bertujuan menambah nilai tugas softskill
tsaaaaaaaah

tugas kali ini ngebahas tentang Visual Teknologi dengan Media Online
langsung ajalah kita bahas tugasnya

apa itu Visual Teknologi?
teknologi yang berbasis komputer dan teknologi terpadu. visual teknologi merupakan cara penyampaian bahan-bahan dengan menggunakan mesin-mesin mekanis atau elektronik untuk menyampaikan pesan-pesan visual.Salah satu contoh visual teknologi adalah media video.
Visual teknologi ini sering dipakai untuk bidang pendidikan, banyak perguruan tinggi ataupun sekolah-sekolah menggunakan visual teknologi agar orang yang sedang belajar dapat mengerti lebih cepat dari pada hanya mendengarkan tanpa melihat.
Sejalan dengan perkembangan zaman, visual teknologi ini pun berkembang secara online. Kita bisa menggunakan dimana pun dan kapanpun. contoh visual teknologi menggunakan media online yaitu pada video website, salah satu yang terkenal adalah Youtube. Pada Website tersebut banyak sekali video-video dengan segala macam jenis, mulai dari pelajaran sampai dengan hal-hal aneh.
on Minggu, 14 Oktober 2012
masih berlanjut dengan tugas softskill
kali ini berbicara tentang wajibkah seorang IT menggunakan simulasi?
langsung ke pembahasan selagi otak masih panas :D

menurut saya, wajib ga sih seorang IT menggunakan simulasi?
jelas wajib, kenapa? karena simulasi itu dirancang untuk menjadikan sistem jauh lebih baik. coba pikirkan tanpa simulasi, apakah sebuah sistem berjalan langsung dengan baik? tentu tidak kan. simulasi ini juga berguna untuk memperkecil kesalahan dan kecelakaan dalam sistem, dengant terus di uji coba oleh simulasi maka kecil kemungkinan kesalahan dan kecalakaan dalam sebuah sistem.
jadi, kita sebagai orang IT harus membuat simulasi dulu sebelum merancang sebuah sistem agar hasil yang dicapai sangat baik.
Melanjutkan tugas yang berikutnya, dengan judul Contoh Kecelakaan Akibat Simulasi yang gagal
saya mengambil contoh dibawah ini :
 
Penyebab Ledakan Reaktor Nuklir Chernobyl – Ukraina

Reaktor Chernobyl jenis RBMK didirikan di atas tanah rawa di sebelah utara Ukraina, sekitar 80 mil sebelah utara Kiev. Reaktor unit 1 mulai beroperasi pada 1977, unit 2 pada 1978, unit 3 pada 1981, dan unit 4 pada 1983. Sebuah kota kecil, Pripyat, dibangun dekat PLTN Chernobyl untuk tempat tinggal pekerja pembangkit itu dan keluarganya.
Tipe PLTN Chernobyl dirancang untuk menghasilkan “plutonium” guna pembuatan senjata nuklir serta listrik. Tipe PLTN berfungsi ganda seperti ini tidak ada di negara-negara Barat, seperti, AS dan Prancis, yang merupakan negara pioner PLTN di samping Uni Soviet (pada waktu itu) sebagai pioner pertama.

Secara garis besar, bencana Chernobyl dapat dijelaskan sebagai berikut. Pada 25 April 1986 reaktor unit 4 direncanakan dipadamkan untuk perawatan rutin. Selama pemadaman berlangsung, teknisi akan melakukan tes untuk menentukan apakah pada kasus reaktor kehilangan daya turbin dapat menghasilkan energi yang cukup untuk membuat sistem pendingin tetap bekerja sampai generator kembali beroperasi.
Proses pemadaman dan tes dimulai pukul 01.00 pada 25 April. Untuk mendapatkan hasil akurat, operator memilih mematikan beberapa sistem keselamatan, yang kemudian pilihan ini yang membawa malapetaka. Pada pertengahan tes, pemadaman harus ditunda selama sembilan jam akibat peningkatan permintaan daya di Kiev. Proses pemadaman dan tes dilanjutkan kembali pada pukul 23.10 25 April. Pada pukul 01.00, 26 April, daya reaktor menurun tajam, menyebabkan reaktor berada pada situasi yang membahayakan.Operator
berusaha mengompensasi rendahnya daya, tetapi reaktor menjadi tak terkendali. Jika sistem keselamatan tetap aktif, operator dapat menangani masalah, namun mereka tidak dapat melakukannya dan akhirnya reaktor meledak pada pukul 01.30.
Kecelakaan PLTN Chernobyl masuk level ke-7 (level paling atas) yang disebut major accident, sesuai dengan kriteria yang ditentukan INES (The International Nuclear Event Scale). Di samping kesalahan operator yang mengoperasikannya di luar SOP (standard operation procedure), PLTN Chernobyl juga tidak memenuhi standar desain sebagaimana yang ditentukan oleh IAEA (International Atomic Energy Agency). PLTN Chernobyl tidak mempunyai kungkungan reaktor sebagai salah satu persyaratan untuk menjamin keselamatan jika terjadi kebocoran radiasi dari reaktor. Apabila PLTN Chernobyl memiliki kungkungan maka walaupun terjadi ledakan kemungkinan radiasi tidak akan keluar ke mana-mana, tetapi terlindung oleh kungkungan. Atau bila terjadi kebocoran tidak separah dibandingkan dengan tidak memiliki kungkungan.
Secara perinci, kecelakaan itu disebabkan, pertama, desain reaktor, yakni tidak stabil pada daya rendah – daya reaktor bisa naik cepat tanpa dapat dikendalikan. Tidak mempunyai kungkungan reaktor (containment). Akibatnya, setiap kebocoran radiasi dari reaktor langsung ke udara. Kedua, pelanggaran prosedur. Ketika pekerjaan tes dilakukan hanya delapan batang kendali reaktor yang dipakai, yang semestinya minimal 30, agar reaktor tetap terkontrol. Sistem pendingin darurat reaktor dimatikan. Tes dilakukan tanpa memberitahukan kepada petugas yang bertanggung jawab terhadap operasi reaktor.
Ketiga, budaya keselamatan. Pengusaha instalasi tidak memiliki budaya keselamatan, tidak mampu memperbaiki kelemahan desain yang sudah diketahui sebelum kecelakaan terjadi.
Penilaian atas berbagai kelemahan PLTN Chernobyl menghasilkan evaluasi internasional bahwa jenis kecelakaan seperti ini tidak akan mungkin terjadi pada jenis reaktor komersial lainnya. Evaluasi ini ditetapkan demikian karena mungkin berdasarkan analisis jenis reaktor lain yang memenuhi persyaratan keselamatan yang tinggi, termasuk budaya keselamatan yang dimiliki para operator sangat tinggi.
 
Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah dalam membuat simulasi ataupun menjalankannya harus dengan prosedur yang telah dibuat dan harus juga memenuhi standar keamaan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam hal diatas adalah PLTN Chernobyl tidak memenuhi desain yang di tentukan IAEA ( International Atomic Energy Agency ). Jika Sistem Simulasi mengikutin standar operasional dan keselamatan maka kecil kemungkinan dalam mengalami kegagalan sistem atau kecelakaan. 
 
referensi :
Sumber 
 
on Jumat, 12 Oktober 2012
selamat pagi, siang, sore dan malam
gw gatau kalian baca post ini kapan kan :D

kembali lagi dengan tugas softskill, ngetik lagi di blog, ngetik aja dulu yang baca gatau ada apa engga.
kali ini tugasnya tentang Pemanfaatan Simulasi dan Grafik di Bidang Industri. langsung ke isi aja deh yuk!

sebelumnya kita harus mengetahui apasih Simulasi dan Grafik itu. 

Simulasi adalah satu metode pelatihan yang memperagakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya atau penggambaran suatu sistem atau proses dengan peragaan memakai model statistic atau pemeran.

manfaat Simulasi :
  1. untuk mengurangi kesalahan
  2. untuk mengoptimasi sebuah sistem
  3. untuk menjaga kekurangan atau kelebihan sumber daya
kelamahan dalam simulasi pun ada seperti, biaya yang dikeluarkan untuk simulasi dari sebuah sistem itu pasti membutuhkan biaya yang mahal.

kesimpulannya adalah Pemanfaatan simulasi dan grafik di bidang industri ini sangat penting, dapat membuat sebuah sistem yang minin dengan kesalahan sehingga mengurangi resiko kecelakan dan membuat sebuah sistem yang baik dan benar.

Referensi :
Sumber




Manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Banyak cara untuk melakukan aksi sosial, salah satunya dengan cara Donor Darah. Manfaat yang dihasilkan dari Donor Darah ini tidak hanya untuk orang yang mendonorkan darahnya saja melainkan untuk orang yang membutuhkan darah juga.

Gabungan Mahasiswa Gunadarma Bogor (GAMAGUDABO) menyelenggarakan pertama kali Donor Darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) pada tanggal 19 Februari 2011, dimana yang bertanggung jawab dari acara tersebut adalah Angkatan 2008, kemudian acara ini terus berjalan terhitung sudah tiga kali sejak acara pertama diselenggarakan. 

Tujuan dari Gabungan Mahasiswa Gunadarma Bogor (GAMAGUDABO) mengadakan Donor Darah antara lain :

  1. Mewujudkan jiwa sosial di kalangan masyarakat.
  2. Saling berbagi ke sesama dimana kita sebagai pemberi donor mendapatkan hal positif begitu juga yang menerima donor.
  3. Memperat tali silahturahmi di dalam organisasi GAMAGUDABO